WahanaNews-Kalsel | Polisi menangkap HD (29), pelaku pembunuhan terhadap MF (34), wanita asal Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mayatnya ditemukan di dalam gorong-gorong air. Pelaku merupakan kekasih gelap korban.
"Kurang dari 24 jam, kami berhasil mengamankan pelaku pembunuh wanita yang mayatnya ditemukan di dalam gorong-gorong," ujar Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Abdul Jalil seperti dilansir dari detikcom, Selasa (17/1/2023).
Baca Juga:
Fakta Baru, Ini Percakapan Juwita dengan Sahabatnya Sebelum Dihabisi Oknum TNI AL
HD ditangkap di Dusun Bekambit, Kecamatan PL Timur, Kotabaru pada Minggu (15/1) pukul 21.30 Wita. Usai diamankan pelaku yang diketahui kekasih korban langsung digelandang ke Polres Kotabaru guna penyelidikan.
"Pelaku mengakui telah membunuh korban, dari pengakuan pelaku korban merupakan kekasih simpanan," terangnya.
Jalil menjelaskan, sebelum pembunuhan terjadi, pada Kamis malam (11/1), MF sempat menghubungi pelaku untuk bertemu. Saat itu korban meminta pertanggungjawaban pelaku lantaran telah membuat korban hamil.
Baca Juga:
Pembunuhan Jurnalis Banjarbaru, Kuasa Hukum Sebut Korban Dieksekusi dalam Mobil
"Korban mengatakan kepada pelaku jika pelaku tidak datang untuk menemuinya maka orang tua korban akan datang ke rumah orang tua pelaku untuk meminta pertanggungjawaban," ungkapnya.
Keduanya pun bertemu di lokasi kejadian. Setelah mendengarkan permintaan korban untuk pertanggungjawaban atas kehamilannya, pelaku menolak dengan alasan bahwa pelaku masih ingin bersama istrinya.
"Karena tidak terima, korban akhirnya marah dan memukul wajah pelaku. Pelaku yang dipukul kemudian emosi dan langsung mencekik leher korban hingga terjatuh," kata Jalil.
Saat terjatuh korban pun sempat teriak, namun HD saat itu terus mencekik korban hingga meninggal dunia.
"Setelah memastikan korban meninggal dunia, pelaku kemudian membuang tubuh korban ke sungai," paparnya.
"Setelah korban di jatuhkan, lalu pelaku turun ke sungai dan mencoba melarutkan korban dari arus sungai, tetapi pada saat itu pelaku melihat gorong-gorong dan akhirnya pelaku memutuskan untuk menyembunyikan tubuh korban ke dalam gorong-gorong tersebut agar nantinya tidak terlihat oleh masyarakat sekitar," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, MF ditemukan tewas di gorong-gorong dengan kondisi setengah bugil dan tubuh penuh luka. Sebelum ditemukan tewas, MF dilaporkan hilang sejak 3 hari yang lalu.
"Korban ditemukan di gorong-gorong air di belakang GOR dengan kondisi hanya menggunakan baju," ujar Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Abdul Jalil, Senin (16/1)
Jalil menerangkan jasad MF ditemukan oleh dua orang yang sedang memancing di Jalan Teluk Gadang (Belakang GOR Bamega), Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru pada Minggu (15/1).
"Saat di lokasi, kedua saksi melihat ke dalam gorong-gorong menggunakan senter, dan terkejut karena melihat seseorang tergeletak di dalam gorong-gorong," terangnya.[ss]