"PLN tidak berhenti membangun pembangkit-pembangkit baru yang siap menyongsong pertumbuhan industri dan bisnis di Banua Kalimantan dan pengusaha yang akan berinvestasi di Kalimantan, kami akan menyiapkan listriknya. Sesuai "tag line" anda fokus mengurus bisnisnya, kami yang urus listriknya," kata Joharifin.
Diketahui, PT SMART adalah salah satu perusahaan publik produk konsumen berbasis kelapa sawit yang terkemuka di Indonesia yang memiliki 137 ribu hektar kebun kelapa sawit.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Hasil produksinya berupa minyak sawit (CPO) dan inti sawit hingga proses lanjutan menjadi beragam produk industri dan konsumen seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel dan oleokimia serta perdagangan produk berbasis kelapa sawit ke seluruh dunia.
Chief Executive Officer_ (CEO) Budiono Muljono mewakili PT SMART saat memberikan sambutan mengungkapkan terima kasihnya kepada pihak PLN Grup yang telah merealisasikan akuisisi kebutuhan listrik di pabriknya.
"Kami atas nama perusahaan mengapresiasi semua pihak yang merealisasikan penandatanganan PJBTL setelah melewati diskusi yang cukup panjang. Lewat listrik PLN, otomatis biaya operasi menjadi lebih hemat dan efisien, sehingga bisa fokus untuk produksi saja. Terima kasih PLN Grup," kata Budiono.[ss]