Ia menyebutkan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Kabupaten Kotabaru dengan intensitas gempa II-III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan truk berlalu.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi dangkal ini tidak berpotensi tsunami,” ujar dia pula.
Baca Juga:
BMKG: Hari Raya Idulfitri, Waspada Hujan Lebat di Dua Hari Lebaran
Rasmid menuturkan belum ada laporan yang diterima dari masyarakat terkait kerusakan bangunan akibat gempa.
Namun, dia meminta masyarakat di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu agar tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait kejadian gempa.
Rasmid mengimbau masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa, kemudian memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa.
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Ancaman Gelombang Tinggi di Perairan Banggai Saat Mudik Lebaran
Kemudian, memastikan juga tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah, dan memantau informasi resmi dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang terverifikasi.
[Redaktur: Patria Simorangkir]