Kalsel. WahanaNews.co - PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lambung Mangkurat Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) memperbaiki 65 gangguan saluran listrik akibat pohon roboh di sejumlah wilayah usai hujan deras disertai angin kencang terjadi mulai pukul 16.00 Wita.
“Saat ini petugas sedang memperbaiki saluran listrik di wilayah yang mengalami gangguan sistem akibat pohon roboh,” kata Manager PLN ULP Lambung Mangkurat Banjarmasin Adriansyah Eko Saputro di Banjarmasin, Senin malam.
Baca Juga:
Hari Guru, PLN Baktikan Dedikasi Untuk Guru di Penjuru Indonesia
Eko menyebutkan pihaknya berbagi tugas secara bertahap memperbaiki puluhan saluran listrik tersebut.
“Kami sedang berusaha agar beberapa wilayah malam ini menyala, dan semoga besok pagi semua saluran listrik yang mengalami gangguan sudah kembali normal,” ucapnya.
Dia mengungkapkan berdasarkan pantauannya, angin terlihat sangat kencang sehingga menyebabkan beberapa pohon roboh di sejumlah wilayah Banjarmasin.
Baca Juga:
Program TJSL PLN di Bidang Kesehatan Mampu Kurangi Stunting di Indonesia
Hal itu menyebabkan gangguan sistem kelistrikan pada saluran udara tegangan menengah (SUTM) 20 kilo Volt (kV) yang mengakibatkan suplai listrik terganggu ke sejumlah wilayah Banjarmasin..
Petugas melakukan pemadaman mulai pukul 16.23 Wita untuk memperbaiki beberapa wilayah berikut, yakni JI. Ir. PM Noor Kampung Sektor, Gang Teluk Bayur, Gang Karya Bhakti, JI. Tunas Baru, JI. Bandarmasih Kampung DPR, sebagian JI. Jafri Zam-Zam, Kampung Grawiratama, Gang Sei Landas, JI. Pembangunan 1, RS. Suaka Insan, JI. Rawasari, JI. Cendrawasih, Gang Kelurahan, sebagian wilayah JI. Belitung Darat.
Kemudian, Gang Teuku Umar, Gang Amal Utama, Gang Samadi liham, SMPN 5, SMAN 6, SMP PGRI, Gang Rahayu, Gang Hikmah, Gang Family, Gang Swadaya, JI. Saka permai, JI. Belitung Laut, Kampung Pamen Polri, JI. Simpang Belitung, JI. Kuin Selatan, sebagian wilayah Kuin Cerucuk, sebagian wilayah Kuin Utara, Masjid Sultan Suryansyah, Gang Al Mizan, PDAM S. Parman, sebagian wilayah JI. Akaba, markas KODIM 1007, sebagian wilayah JI. S Parman.