Mereka fokus mengerahkan pasukan ke luar wilayah dan melupakan kondisi internal. Pihak oposisi lantas memanfaatkan kesempatan ini di dalam negeri.
"Secara internasional mereka ditekan dan itu membuka ruang oposisi di dalam," ucap Muhidi.
Baca Juga:
Ucapan Paskah dari Prabowo Tuai Apresiasi Putin dalam Pertemuan Bilateral
Ia kemudian menegaskan tak ingin menyamakan Putin dengan Hitler.
Muhidi hanya ingin menyoroti bahwa kebijakan yang berdampak besar kerap menjadi bumerang.
Menurutnya, kebijakan itu biasanya menuai respons internasional yang luar biasa.
Baca Juga:
Trump Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Tengah Perang, Tapi Ada Syaratnya
"Saya hanya ingin menunjukkan dalam sejarah Eropa, Napoleon akhirnya jatuh setelah mengambil tindakan besar yang menghasilkan perang," tutur dia.
Komunitas internasional kemudian merespons dengan melumpuhkan mereka.
Napoleon ditangkap dan diasingkan, sementara Hitler pada akhirnya bunuh diri.