Oleh penggunanya, virus tersebut digunakan untuk mencuri atau sekadar merusak sistem yang menjadi target. Malware dipecah kembali menjadi beberapa jenis, seperti spyware, ransomware, dan sebagainya.
2. Phising
Baca Juga:
Sepanjang 2024, Pakar Ungkap 19 Juta Serangan Siber 'Teror' RI
Hampir mirip seperti malware, phising merupakan jenis serangan siber yang bertujuan untuk mengakses sistem yang menjadi target.
Bedanya, phising menggunakan metode spam atau mengirim email dalam jumlah yang banyak kepada targetnya. Email yang dik
Namun, email-email tersebut sebenarnya mengandung tautan atau aplikasi yang mampu meretas sistem.
Baca Juga:
Terbongkar Upaya Penjahat Siber Kuras Habis Rekening via Gmail
3. Man-in-the-Middle Attacks
Man-in-the-Middle Attacks atau sering disingkat MitM merupakan jenis serangan siber yang cukup jarang terjadi. MitM, sesuai dengan namanya, biasanya berupa serangan terhadap dua pengguna dunia maya sekaligus.