Oleh penggunanya, virus tersebut digunakan untuk mencuri atau sekadar merusak sistem yang menjadi target. Malware dipecah kembali menjadi beberapa jenis, seperti spyware, ransomware, dan sebagainya.
2. Phising
Baca Juga:
Retas Perusahaan Kripto Inggris, Pria Asal Bandung Ambil Uang Rp6,6 Miliar
Hampir mirip seperti malware, phising merupakan jenis serangan siber yang bertujuan untuk mengakses sistem yang menjadi target.
Bedanya, phising menggunakan metode spam atau mengirim email dalam jumlah yang banyak kepada targetnya. Email yang dik
Namun, email-email tersebut sebenarnya mengandung tautan atau aplikasi yang mampu meretas sistem.
Baca Juga:
Hadapi Ancaman Perang Modern: Anggota BPK RI Nilai Indonesia Butuh Matra Siber TNI
3. Man-in-the-Middle Attacks
Man-in-the-Middle Attacks atau sering disingkat MitM merupakan jenis serangan siber yang cukup jarang terjadi. MitM, sesuai dengan namanya, biasanya berupa serangan terhadap dua pengguna dunia maya sekaligus.