Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago tak habis pikir bagaimana bisa Presiden Jokowi mendengar langsung komplain WNA soal permainan karantina.
Irma mengkritik keras kinerja Satgas Penanganan COVID-19.
Baca Juga:
Tantangan Kesehatan di Masa Depan Menurut Pakar
"Ini, kan, bikin malu, satgasnya ada, kemudian Kementerian Kesehatan ada, aparat keamanan yang ditugaskan ada, kok, bisa sampai ke Presiden," kata Irma kepada wartawan, kemarin.
Irma pun tak bisa menyembunyikan kegeramannya terhadap Satgas COVID-19. Dia meminta Satgas COVID-19 mempertanggungjawabkan kinerjanya.
"Kalau semuanya harus ditangani Presiden, ngapain ada pembantu-pembantu Presiden, termasuk satgas ini kan, yang dibentuk untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Kan itu harus segera dimintai pertanggungjawaban," tegas Irma.
Baca Juga:
Dorong Pemulihan Ekonomi, Kementerian BUMN Gelar PaDi UMKM Hybrid Expo 2022
Selain itu, Irma mengaku sempat menanyakan kepada juru bicara (jubir) pemerintah untuk penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, tentang bagaimana cara memberantas permainan karantina. Menurut anggota DPR dapil Sumatera Selatan II itu, Prof Wiku menyebut salah satu caranya adalah memaksimalkan program pendaftaran karantina online.
Sementara itu, Fraksi PAN menduga perubahan aturan karantina menjadi indikasi adanya celah permainan.
"Menurut saya, sebetulnya adanya permainan di karantina ini kan sudah lama sekali, terutama ketika misalnya ada karantina 14 hari, yang kemudian berubah jadi 10 hari, berubah 7 hari, nah sekarang kan 5 hari," kata Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, kemarin.