Pengunggah juga memberi sampel medis sebanyak 3.26 GB. Dalam postingan tersebut terdapat keterangan bahwa data yang bocor diunggah pada hari ini, Kamis (6/1).
Data yng bocor secara ilegal itu mencakup identitas detail pasien, dari alamat rumah tanggal lahir, hingga nomor ponsel.
Baca Juga:
Nikita Mirzani Semprot Saksi Bank soal Bocornya Data Rekening di Persidangan
Sederet dokumen pasien itu pun meliputi NIK kependudukan pasien, anamnesis, atau data keluhan utama pasien, diagnosis dengan kode ICD 10 atau pengkodean diagnosis internasional, pemeriksaan klinis, ID rujukan, pemeriksaan penunjang, hingga rencana perawatan. [As]