Merintis Usaha dari Nol
Baca Juga:
Kemenko PMK Dorong Kebijakan Kepemudaan Lebih Terarah dan Terukur
Sebelum sukses menjadi seorang pengusaha, Haji Isam pernah menjadi pekerja kasar di bidang perkayuan, tukang tebang, buruh muat, dan sopir angkutan, bahkan pernah menjadi tukang ojek.
Ia memulai usahanya dari nol hingga akhirnya sukses.
Haji Isam mengawali terjun ke bisnis batubara nyaris hanya modal dengkul.
Baca Juga:
Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H, YBM PLN UID Jakarta Raya Serahkan 500 Paket Sembako di Masjid Nurul Falah
Berawal saat ikut di sebuah perusahaan milik seorang pengusaha batubara keturunan Tionghoa-Surabaya.
Pengusaha itulah yang mengenalkannya dengan usaha batubara.
Usai keluar dari perusahaan tersebut, Haji Isam mencoba usaha sendiri dan mendirikan perusahaan bernama Jhonlin yang belakangan bisnisnya menggurita.