Apalagi berkelindan dengan situasi pandemi Covid-19 yang menghantam perekonomian Indonesia dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Jangan sampai dimanfaatkan oleh kelompok teroris untuk melakukan penambahan anggota (rekrutmen).
Baca Juga:
Presiden Prabowo Pimpin Gelar Pasukan dan Lantik Perwira Tinggi TNI di Batujajar
Dalam situasi serba kekurangan ini, bukan tidak mungkin, kelompok keluarga "miskin" rentan terdoktrin janji manis para teroris.
Sikap keputusasaan masyarakat akan rentan terjadi.
Jika kebutuhan ekonomi masyarakat tersendat.
Baca Juga:
Peringatkan KPK, Megawati Singgung Lembaga yang Dibentuk di Masa Pemerintahannya
Kemudian dipengaruhi dengan seruan jihad versi mereka atas nama surga.
Maka tidak menutup kemungkinan, ajakan untuk bergabung akan dituruti.
Dengan demikian, peran pemerintah dalam memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 sangatlah penting.