Kalsel.WahanaNews.co, Banjarmasin - Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia, Said Aldi Al Idrus, mendorong media massa untuk mempublikasikan atau memviralkan bahwa orang Banjar di Kalimantan memiliki identitas Melayu yang kuat, bahkan lebih daripada orang Melayu pada umumnya.
Mempublikasikan kemelayuan Orang Banjar di Kalimantan itu penting, karena banyak pandangan dunia luar yang menganggap di Kalimantan itu, adalah hanya orang Dayak, kata Ketua Said Aldi Al Idrus, saat berada di Banjarmasin, Minggu (17/3/2024) sore.
Baca Juga:
Maruli Siahaan Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Rayakan Bona Taon PPSD Siahaan Medan
Menurut Said Aldi Al Idrus yang dikenal sebagai orang Melayu Medan yang juga seorang pengusaha ini, pernah ada pertemuan anggota DMDI yang dihadiri banyak negara yang mengira Kalimantan itu hanya identik orang Dayak.
Padahal orang Banjar yang cukup menonjol kehidupan di pulau terbesar Indonesia ini dalam kehidupan kesehariannya adalah orang Melayu yang lebih Malayu, tuturnya sambil tersenyum.
Organisasi DMDI yang beranggotakan 23 negara di dunia ini, sering melakukan pertemuan, dan sekarang baru saja dibentuk juga DMDI Kalsel yang sudah menyusun pengurus DMDI nya dengan Ketua Ibnu Sina yang juga adalah Walikota Banjarmasin.
Baca Juga:
Ini Alasan Jokowi Tak Datang ke Sertijab Gubernur DKI Jakarta, Pramono dan Rano
Oleh karena itu, pada pelantikan kepengurusan DMDI Kalsel ini maka yang akan melantik kada tanggung tanggung adalah Presiden DMDI Tan Sri HM Ali Rustam, yang dikenal pula sebagai seorang Sultan di negeri Melaka, Malaysia.
[Redaktur: Patria Simorangkir]