“Jangan menunggu kawasan selesai dibangun baru mencari investornya, karena sejak sekarang harus sudah jelas industri apa yang akan menjadi penggerak, pasar mana yang dituju, dan rantai pasok apa yang akan dibangun,” katanya.
Ia juga menyambut langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang mulai mempersiapkan sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan agar kebutuhan tenaga kerja dapat mengikuti transformasi ekonomi daerah.
Baca Juga:
Investasi Rp5,7 Triliun di KEK Industropolis Siap Serap Tenaga Kerja, MARTABAT Prabowo-Gibran: Batang Bisa Jadi Etalase Hilirisasi
Menurutnya, keberhasilan sebuah KEK pada akhirnya tidak cukup diukur dari luas kawasan atau besarnya investasi yang masuk, tetapi juga dari seberapa besar masyarakat lokal memperoleh pekerjaan, keterampilan, kesempatan usaha, dan peningkatan kesejahteraan.
“Investasi terbaik adalah investasi yang membuat daerah naik kelas dan masyarakatnya ikut naik kelas, sehingga KEK Mekar Putih harus menjadi tempat tumbuhnya industri sekaligus manusia-manusia unggul Kalimantan Selatan,” pungkas Tohom.
[Redaktur: Sandy]