Menurut Ibnu Sina, jika semua kelurahan bisa bersih dari narkoba menjadi hal yang sangat bagus bagi masyarakat.
Dia pun juga mengajak masyarakat untuk saling bekerja sama memberantas penyalahgunaan narkoba di Banjarmasin.
Baca Juga:
Kepala DLH Banjarmasin Sebut Produksi Sampah Organik Lebihi 300 Ton Per Hari
"Ini adalah musuh kita bersama dampaknya sudah sangat merugikan bagi generasi ke depan," tutur Ibnu Sina.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin Wuryantono menjelaskan ada delapan indikator utama menetapkan kelurahan Bersinar.
Antara lain, pada kelurahan itu masih terdapat peredaran gelap narkoba, dan masih ditemukan barang bukti.
Baca Juga:
Darurat Sampah Banjarmasin Masuk Prioritas Utama dalam RPJMD 2025–2029 Mendatang
"Paling penting adalah dukungan dari kelurahan, tokoh agama, dan tokoh terkait di kelurahan itu," ucapnya.
Kelurahan Bersinar, kata dia, sebagai strategi memanfaatkan potensi yang ada, dengan membentuk satuan tugas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Narkoba (P4N).
"Dengan mengintervensi masyarakat melalui agen pemulihan," kata Wuryantoro.